Pengertian Oktan Number
Posted by Rienova | Label :
Pengetahuan Umum
| 0 Comments
Pengertian Oktan Number - Pengertian Oktan Number adalah suatu bilangan yang menunjukkan tingkat ketangguhan bahan bakar terhadap detonasi atau knocking. Jadi semakin tinggi angka oktan number amak akan semakin susah terjadi knocking/detonasi. Yang berarti semakin baik kualitas bahan bakar.
Knocking adalah terjadinya auto ignite atau ledakan atomatis yang terjadi diruang bahan bakar kendaraaan sebelum saatnya.Maksudnya disini adalah campuran bahan bakar dan udara yang dikompresi akan mengalami tekanan dan temperatur tinggi. Nah dalam keadaan tertekan dan panas campuran BBM dan udara ini dapat meledak sendiri meskipun busi belum menyala. Ini lah yang disebut knocking atau bahasa bengkelnya ngelitik karna ada suara mengelitik.
Jika terjadi detonasi maka akan banyak gaya yang terbuang sebab piston belum mencapai titik mati atas atau titik balik. Sehingga diperlukan gaya yang lebih banyak untuk untuk menuju titik mati atas sebab terjadi perlawanan gaya oleh ledakan detonasi tadi. Akibat dari detonasi ini adalah :
Nilai oktan diukur dengan cara membandingkan bahan bakar minyak (BBM) yang sedang di ukur nilai oktannya dengan dua jenis cairan yang sudah jelas nilai oktannya yaitu : Isooctane yang memiliki nilai oktan 100 dan Heptane yang memiliki nilai oktan 0
Pengukuran dimulai dengan menjalankan mesin dengan mengunakan fuel yang akan diukur oktan numbernya kemudian dikondisikan sehingga mesin mengalami knocking. Kemudian dilakukan pencampuran cairan Isooctane dengan heptane sehingga memiliki karakteristik knocking yang sama dengan fuel yang sedang diukur, jika sudah dapat perbandingan yang tepat antara heptane dan Isooctane ini maka dapat ditentukan nilai oktan suatu bahan bakar.
Knocking adalah terjadinya auto ignite atau ledakan atomatis yang terjadi diruang bahan bakar kendaraaan sebelum saatnya.Maksudnya disini adalah campuran bahan bakar dan udara yang dikompresi akan mengalami tekanan dan temperatur tinggi. Nah dalam keadaan tertekan dan panas campuran BBM dan udara ini dapat meledak sendiri meskipun busi belum menyala. Ini lah yang disebut knocking atau bahasa bengkelnya ngelitik karna ada suara mengelitik.
Jika terjadi detonasi maka akan banyak gaya yang terbuang sebab piston belum mencapai titik mati atas atau titik balik. Sehingga diperlukan gaya yang lebih banyak untuk untuk menuju titik mati atas sebab terjadi perlawanan gaya oleh ledakan detonasi tadi. Akibat dari detonasi ini adalah :
- Seher/piston menjadi berlubang lubang
- Tenaga berkurang
- Kita tidak dapat berakselerasi full pada saat kendaraan baru mulai jalan/tidak bisa gas spontan
Nilai oktan diukur dengan cara membandingkan bahan bakar minyak (BBM) yang sedang di ukur nilai oktannya dengan dua jenis cairan yang sudah jelas nilai oktannya yaitu : Isooctane yang memiliki nilai oktan 100 dan Heptane yang memiliki nilai oktan 0
Pengukuran dimulai dengan menjalankan mesin dengan mengunakan fuel yang akan diukur oktan numbernya kemudian dikondisikan sehingga mesin mengalami knocking. Kemudian dilakukan pencampuran cairan Isooctane dengan heptane sehingga memiliki karakteristik knocking yang sama dengan fuel yang sedang diukur, jika sudah dapat perbandingan yang tepat antara heptane dan Isooctane ini maka dapat ditentukan nilai oktan suatu bahan bakar.

0 komentar:
Post a Comment